Tidung, I love you

Valuable short escape from Jakarta’s crowd

Tingkat stres yang tinggi di kota besar seperti Jakarta, memang bukan rahasia lagi. Mungkin sebagian dari kita masih bingung mencari destinasi yang dekat dan aktivitas yang cocok untuk melepas penat di akhir pekan ini. Bagaimana kalau snorkling dikelilingi ikan-ikan cantik dan berburu sunset di Pulau Tidung? Saat ini sudah banyak paket wisata yang menawarkan biaya murah untuk 2D1N. Hanya dengan merogoh kocek Rp450.000 saja, kita bisa menikmati fasilitas lengkap selama liburan. Penasaran dengan fasilitasnya? Markihas, mari kita bahas!

Pesona Pulau Tidung

Waktu masih menunjukkan pukul 7 pagi, namun Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke sudah dipadati wisatawan yang ingin memanfaatkan momen libur panjang Idul Fitri 2021 untuk berlibur. Tidak hanya itu, kepadatan juga terjadi saat Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi turut meninjau lokasi keberangkatan 1.758 orang wisatawan ke Pulau Seribu. Bayang-bayang virus Covid-19 pun sempat membuat wisatawan berfikir ulang untuk liburan, tapi rasa penat tetap butuh diselesaikan. Jadi, mari kita selesaikan!

Pukul 8 pagi, wisatawan mulai melewati entrance gate dengan menunjukkan tiket kapal yang sudah dibeli seharga Rp75.000. Tiket ini sudah termasuk dalam paket wisata ya. Kapal yang digunakan untuk mengangkut wisatawan ke Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke biasanya berjenis kapal motor sedangkan dari Dermaga Marina Ancol menggunakan speedboat. Perjalanan menuju Pulau Tidung menggunakan Kapal Motor Cahaya Laut memakan waktu cukup lama sekitar 2,5 jam sedangkan menggunakan speedboat hanya 1,5-2 jam, namun harga yang ditawarkan pun bisa 2x lipat.

Semakin jauh dari pelabuhan, warna laut semakin membiru sejauh mata memandang. Memang membosankan dan terkadang membuat mabuk laut, namun hal itu bisa diatasi dengan tips berikut:

  1. Pakailah pakaian yang nyaman, karena hawa di kapal yang padat penumpang akan cukup panas
  2. Usahakan untuk memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela. Memandang lautan yang jauh dan sirkulasi udara yang baik, bisa mengurangi efek mabuk laut.
  3. Konsumsi obat pereda mabuk perjalanan, seperti Ant*mo atau sejenisnya 1 jam sebelum berangkat.

Waktu pun berlalu, memasuki Pulau Tidung, wisatawan disambut dengan laut hijau toska dengan pohon cemara laut yang segar. Dari dermaga, kami menuju ke penginapan dengan menggunakan sepeda. Cukup unik karena paket wisata di Pulau Tidung ini menyediakan sepeda bagi wisatawan sebagai moda transportasinya. Wisatawan hanya perlu membayar parkir sebesar Rp2.000 untuk setiap penitipan di spot yang berbeda. Harga ini di luar paket wisata ya.

Tak disangka ternyata akomodasi di pulau ini lengkap. Terdapat banyak warung, penginapan, rumah makan, toko suvenir, minimarket, maupun bank. Sinyal internet pun lumayan cepat apalagi di dermaga. Transportasi warga setempat biasanya menggunakan sepeda motor ataupun becak motor. Benar-benar seperti masih berada di daratan Jakarta.

Penginapan view laut

Tipe penginapan yang dipilih cukup untuk 10 orang dengan fasilitas AC, TV, dan dispenser. Kami beruntung karena upgrade ke kamar yang tadinya seharga Rp350.000 (Paket standard) ke harga Rp500.000 karena lebih luas dan nyaman dengan 2 springbed. Yang paling bikin betah adalah bagian teras belakang yang langsung menghadap ke laut. Disini kita bisa duduk-duduk sambil memandangi sunset di ujung barat.

Underwater spot

Untuk snorkling, kami dibawa menaiki kapal menuju ke Pulau Tidung Kecil. Tidak perlu khawatir untuk yang tidak bisa berenang, karena akan disediakan pelampung dan guide yang akan memandu sekaligus menjadi tukang foto di bawah air 🙂

Pemandangan bawah laut memang tidak perlu diragukan lagi kecantikannya. Ikan Sersan Mayor pun sering terlihat berenang di sekitar kami. Meskipun banyak terumbu yang sudah mati, warna-warni dan bentuk terumbu yang unik tetap menambah keindahan bawah laut di Tidung Kecil ini. Sayangnya, paket wisata ini hanya menyediakan satu spot snorkling saja, padahal masih banyak spot bawah laut yang masih belum dijelajahi.

Berburu sunset

Setelah lelah berenang-renang di lautan, saatnya kembali ke dermaga dan bersepeda menuju ujung barat pulau ini. Apalagi kalau bukan untuk menikmati sunset. Bersepeda di sore hari memang mengasyikkan, apalagi setelah keluar dari area pemukiman. Pemandangan laut, rumput ilalang, dan rayuan pohon kelapa berada di kanan kiri kami.

Apa daya, cuaca hari itu agak mendung, sehingga cahaya jingga matahari kurang terlihat. Sebenarnya pantai yang kami datangi cukup indah, dengan rerumputan hijau dan pohon kering di sekitarnya, namun sampah yang berserakan sungguh membuat kami miris. Entah sampah dari warga lokal ataupun wisatawan yang pastinya sangat mengganggu keindahan pantai ini.

So, untuk kalian yang berwisata jangan tinggalkan sampah kalian ya, cukup tinggalkan kenangan indah saja 🙂

Barbeque Time

Malam pun tiba, penyedia tur menyediakan makan malam dan memasakkan beberapa ikan dan sate cumi yang segar. Malam berlalu dengan syahdu alunan gitar, angin segar, dan pastinya ikan bakar.

Jembatan Penuh Cinta

Pagi menjelang, tak lengkap rasanya tanpa melihat matahari terbit. Lokasi yang tepat untuk momen tersebut adalah di Jembatan Cinta. Pertama kali melihat jembatan ini pasti sudah tahu mengapa jembatan ini diberi nama Jembatan Cinta. Yap, warna merah muda dan pemandangan yang super cantik bisa dilihat dari jembatan ini. Dari sini juga terlihat beberapa anak pemberani yang lompat dari atas jembatan kemudian berenang. Cool!

Pulang dengan senang

Matahari mulai terik, tandanya kami harus kembali ke penginapan untuk bersiap pulang. Terima kasih lautan telah melepaskan sejenak penat kami. Semoga bisa bertemu kembali denganmu.

Overall, paket wisata Pulau Tidung 2D1N seharga Rp450.000 ini sudah sangat memuaskan dan sangat direkomendasikan untuk wisatawan yang tidak punya banyak waktu libur. Penulis sarankan untuk mengambil paket 2D1N dibandingkan 3D2N karena fasilitas yang ditawarkan pun hampir mirip, hanya saja durasi waktunya yang lebih lama. Untuk beberapa spot aktivitas snorkling, pastikan untuk membawa kamera Go-Pro dan usahakan untuk mengambil angle yang baik, jadi tidak perlu terlalu mengandalkan tour guide supaya hasilnya lebih perfect.

Rangkuman dari fasilitas yang didapatkan:

  1. Tiket PP dari Pelabuhan Kali Adem
  2. Sewa sepeda
  3. Penginapan dengan view laut
  4. Makan 3x
  5. Barbeque
  6. Jasa foto underwater

#staycation #pulauseribu #pulautidung #sunset #sunrise #snorkling #wisata #murah #jakarta #snorkling #laut

4 thoughts on “Tidung, I love you

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started